satu waktu seorang narasumber di kelas online 'Malu Bertanya #8' Ust Sebastian menyampaiakan simpulan terkait materi yang telah dibahas di hari sebelumnya. " Saya seringkali menasihatkan kepada teman-teman akhwat yang akan menikah, Mbak, tolong jangan menggantungkan kesalihanmu kepada suami ya, kalau bisa, kesalihanmu minimal menyamainya, atau bahkan melebihinya. Mengapa demikian? Sebab seandainya kesalihan perempuan tergantung suaminya, maka ya tidak akan mungkin Wahilah istri Nabi Nuh, akan durhaka kepada suaminya dengan mengatakan kepada kaumnya bahwa suaminya itu tidak berakal, padahal suaminya adalah manusia terbaik di eranya. Seandainya, kesalihan perempuan tergantung suaminya, maka juga tidak akan mungkin Maryam binti Imran akan menjadi sebaik-baiknya wanita karena ia tidak memiliki seorang suami. Seandainya juga, kesalihan perempuan tergantung suaminya, tidak mungkin Asiyah memiliki kedudukan tinggi di surga karena suaminya adalah manusia paling terkenal akan kejah...