Part 1, Pantas menjadi bidadari?
Hijrah....
Ketika awal-awal hijrah, pasti sebagian kita merasa bingung akan jalan yang telah di pilih ini. Bahkan yang sudah berlama-lama dalam hijrahnya pun terkadang juga masih bingung dalam menentukan sikap. Selalunya kita berpikiran sempit dan mempertanyakan "ketika aku berjilbab mungkin nanti akan sulit untuk melakukan banyak hal secara aku orangnya begini, begini, dan begini?".
Bahkan tak jarang karena dalih ini, sebagian minder dan urung niat untuk hijrah sambil berdalih "nanti saja deh kalo aku sudah bisa nge-hijab-in hati, nanti kalo perilaku aku sudah baik, nanti aja ketika aku sudah bersih dari dosa". Kapan? Ajal mah nggak nunggu kamu udah taubat atau belum, dia datang tanpa aba-aba lagi. Kan kita udah teken kontrak sebelum ruh ditiupkan dalam rahim ibu yang nyaman kala itu. Makanya, kuy mulai sekarang, detik ini juga dan dari diri sendiri. Action bro ๐.
Nah.... Kadang pun ketika yang sudah betah dengan hijrahnya sering bingung dan pendek pikir "aku sudah menjadi akhwat pasti akan ada banyak hal yang harus aku jaga tak boleh begitu, begitu dan begitu."
Bener sih memang, banyak hal yang harus lu pikirin wat (akhwat, red). Tapi, jadi akhwat (perempuan atau muslimah) yang kadang identik dengan jilbaber (jilbab ge-de yang ketika lu naik motor jilbabnya berkibar dengan bunyi berr.... berr... Kok kayak lagi kedinginan yah ๐ ๐ ). Ada hal yang mesti lu jaga, idealnya begitu. Tapi nggak se-_extreme_ yang lu bayangin wat. Kenapa? Karena menjadi muslimah yang jilbaber ๐ yang udah nemuin Cinta sebenernya Cinta ngejalanin nya mudah kok. Tinggal lu ikutin aja apa yang Allah perintahkan dan menjauhi larangan-larangannya.
Kadang ada yang nyeletuk "gimana pula caranya? Aku kan manusia papa kak?" Tenang!!... Lu tinggal nyari komunitas hijrah, wat. Sekarang mah banyak kegiatan positif misalnya komunitas Yuk Ngaji, Berani Hijrah, Indonesia Tanpa Pacaran, ODOJ (One Day One Juz) ini emang kayaknya terdengar cuma ngaji aja seharian. Tapi, tenang kita juga ada mainnya kok. Kalo kata ustad Hanan mah "main yang bermanfaat" gitu ๐ kuy gabung bareng kita ๐ serta masih banyak lagi. Tapi, dengan terus meluruskan niat. Hijrahnya bukan karena ada akhwat yang geulis-geulis atau karena ada ikhwan yang pesonanya ngalahin eoppa-eoppa Korea (eh, iya ya? Ada yang kayak gitu ๐ ๐ , maaf penulis ngelantur).
Karena sebenernya amalan kita itu sejurus dengan niat, baca dan resapi dengan iman.
ุฅَّูู َุง ุงูุฃุนู َุงู ุจุงَِّّูููุงุชِ ูุฅَِّูู ุง ُِِّููู ุงู ุฑูุกٍ ู ุง ََููู َูู َْู َูุงَูุชْ ِูุฌْุฑَุชُُู ุฅูู ุงِููู ูุฑَุณُِِููู ِููุฌْุฑَุชُُู ุฅูู ุงِููู ูุฑَุณُِِْููู ูู َْู َูุงَูุชْ ِูุฌْุฑَุชُُู ِูุฏَُْููุง ُูุตِْูุจُูุง ุฃู ุงู ุฑุฃุฉٍ َِْูููุญَُูุง ِููุฌْุฑَุชُُู ุฅูู ู ุง َูุงุฌَุฑَ ุฅِููู
“Sesungguhnya setiap amalan tergantung pada niatnya. Setiap orang akan mendapatkan apa yang ia niatkan. Siapa yang hijrahnya karena Allah dan Rasul-Nya, maka hijrahnya untuk Allah dan Rasul-Nya. Siapa yang hijrahnya karena mencari dunia atau karena wanita yang dinikahinya, maka hijrahnya kepada yang ia tuju.” (HR. Bukhari dan Muslim) [HR. Bukhari, no. 1 dan Muslim, no. 1907]
Lha "gimana kalo niat awalnya gara-gara itu?", nggak salah sih hanya saja setelah waktu berselang terus perbaharui niat yah. Agar hijrah mu terasa nikmat, kayak makan coklat bagi yang demen coklat lo ya ๐.
Wat, Wan (ikhwan, red)-biasanya laki-laki yang identik dengan celana goyang plus jenggot tipis yang manis kalo senyum- ๐๐ jangan di bayangin, dosa euy. Ketika lu putusin untuk hijrah, jangan takut dan merasa sendirian. Sejatinya lu bakal nemuin temen, sahabat bahkan yang bisa lu anggap dan menganggap lu jadi saudara, bahkan lebih erat dari pada saudara sedarah elu. Begitulah ukhuwah mengikat tanpa prasangka. Merangkul tanpa menyakiti, membelai tanpa membuat lalai. Intinya sih, siap dulu untuk terus belajar. Karena bakal ada dari mereka yang mungkin bahkan masa lalunya lebih perih dari elu, wat-wan. Yang terpenting itu bukan masa lalunya seperti apa. Tapi, masa hadapan kita bersama menikmati pertemuan kembali dalam taman surga yang Indah, yang Allah hadiahkan dalam keberkahan persahabatan. ๐๐
_see you soon_

Komentar
Posting Komentar