Sebilah Tanya
Dakwah…. Sebuah lembaran putih mengikat sejarah Entah itu terang atau gelap Entah itu berliku atau jurang yang curam Yang pasti ianya bukan jalan tol Dakwah…. Ia seumpama kereta api Menampung dan menyampikan penumpang pada tujuan pasti Sedang kita adalah nakhoda berlisensi atau illegal Itu terserah padamu! Terkadang, keserakahan mengusik derita Menyapa luka yang pernah mengering Menerpa Tanya pada jiwa yang tak kokoh Aku dapat apa? Aku bagian dari mana? Dan jiwa terusik bagai singa kelaparan Sungguh…. Tak ada kata santai diperjalanan ini Tak jua ada senda gurau bahkan sukacita Yang ada hanya rintangan, onak dan bahkan ranjau-ranjau tajam Yang ada hanya tikungan tajam dan jurang yang curam Untuk diri ini dan juga kau, kau, dan kau Mungkin kita akan menggelepar tak berdaya Jika yang kita punya hanya seutas pita yang rapuh Triang MarTan